medik-tv.com KETAPANG – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si secara resmi membuka pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Desa Selangkut Raya, Kecamatan Sungai Laur, Selasa (10/2/2026).
Pembukaan kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan TMMD serentak oleh Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura di wilayah Kalimantan Barat, sebagai wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1203/Ketapang dan Danlanal Ketapang. Pada kesempatan itu, Bupati juga melakukan pemeriksaan pasukan Satgas TMMD ke-127 Tahun 2026 sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana pendukung dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan di lapangan.
Tahun ini, TMMD mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, yang menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam mendorong pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Program TMMD ke-127 tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan sumber daya manusia. Program ini dirancang untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong yang menjadi akar budaya bangsa, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menegaskan bahwa TMMD memiliki makna strategis bagi pembangunan daerah.
“TMMD bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi menumbuhkan harapan, memperkuat kebersamaan, dan membangun masa depan desa. Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan dampak ekonomi serta sosial jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui program TMMD ini, Bupati berharap aksesibilitas wilayah semakin terbuka, aktivitas ekonomi masyarakat meningkat, serta terwujud percepatan pembangunan yang berkeadilan menuju Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri.
Program TMMD ke-127 ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa, sekaligus memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
