medik-tv.com Ketapang – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., menghadiri kegiatan halal bihalal bersama keluarga besar Kerajaan Matan di kediaman Pangeran Mangku Negara, Uti Faradian, yang berlokasi di Kelurahan Mulia Kerta, Minggu, (05/04/2026).
Kehadiran Bupati dalam kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sebagai bentuk silaturahmi yang tidak hanya bersifat kedinasan, tetapi juga sebagai wujud kedekatan personal antara pemerintah daerah dengan keluarga besar Kerajaan Matan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh Majelis Raja, Dewan Sepuh, kaum kerabat, serta juriyat besar Kerajaan Matan.
“Saya menyampaikan salam takzim dan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Bagi saya, Kerajaan Matan memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga nilai-nilai budaya dan marwah daerah di rumah besar kita, Kabupaten Ketapang,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Ketapang merupakan rumah besar bagi seluruh masyarakat, termasuk keluarga besar Kerajaan Matan yang memiliki sejarah panjang dalam menjaga nilai budaya dan identitas daerah.
Dalam momen tersebut, Bupati turut menerima cinderamata berupa peci dari Keraton Matan yang diserahkan langsung oleh Pangeran Mangku Negara di hadapan para sesepuh. Peci tersebut dimaknai sebagai simbol persahabatan dan kedekatan antara pemerintah daerah dengan keluarga besar kerajaan.
“Saya merasa sangat terhormat atas pemberian ini. Peci ini bukan sekadar pelengkap busana, tetapi simbol kedekatan batin dan persahabatan yang akan saya kenakan dengan penuh kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar ini,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan bahwa dirinya memiliki kedekatan dengan lingkungan keraton, salah satunya melalui gelar kehormatan Kanjeng Raden Aryo Tumenggung Darmonagoro, gelar tersebut dianugerahkan langsung oleh Susuhunan Paku Buwono XIII dari Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
“Bagi saya, amanah dari Susuhunan Paku Buwono XIII ini adalah mandat untuk selalu mengedepankan adab, menjaga kelestarian budaya, serta memperkuat persatuan dalam setiap langkah pengabdian saya kepada masyarakat,” jelasnya.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan dalam membangun daerah.
“Melalui momentum halalbihalal ini, saya mengajak kita semua untuk mempererat ukhuwah. Saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar kerajaan, dan silaturahmi ini memberikan energi positif bagi saya dalam memimpin daerah. Semoga semangat kekeluargaan ini terus memperkokoh kebersamaan kita dalam membangun Kabupaten Ketapang yang maju, harmonis, dan berkeadilan,” tutupnya.
