Bupati Ketapang Lantik 163 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Kompetensi dan Profesionalisme ASN

medik-tv.com Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Kegiatan ini digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang, pada Jumat, (23/01/2026).

Sebanyak 87 orang Pejabat Administrator dan 76 orang Pejabat Pengawas resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. Pelantikan ini merupakan bagian dari penataan birokrasi dan penguatan organisasi pemerintahan daerah guna mendukung pelaksanaan pembangunan yang berkeadilan.

Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menegaskan bahwa amanah jabatan yang diemban bukanlah keinginan pribadi, melainkan tanggung jawab besar kepada rakyat dan Tuhan Yang Maha Esa. Ia menekankan pentingnya peran birokrasi sebagai mesin utama pembangunan daerah.

“Saya hadir sebagai Bupati bukan karena keinginan saya sendiri, tetapi ini adalah amanat rakyat dan restu dari Tuhan. Oleh karena itu, apa yang saya lakukan dan setiap langkah yang saya ambil adalah bagian dari upaya untuk mengemban amanah rakyat,” tegas Alexander Wilyo.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa visi Pembangunan Berkeadilan untuk Ketapang yang Maju dan Mandiri hanya dapat terwujud apabila didukung oleh birokrasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas.

“Birokrasi adalah mesin pembangunan. Kita harus memastikan mesin-mesin ini berjalan baik, tidak berkarat, tidak aus, apalagi rusak. Kalau rusak, kita perbaiki. Kalau berkarat, kita bersihkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik agar mampu mengikuti perkembangan zaman, beradaptasi dengan perubahan, serta menyadari jati diri sebagai Aparatur Sipil Negara yang mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat.

“Sadari bahwa kita ini adalah ASN yang punya tugas mengabdi kepada bangsa dan negara, mengabdi kepada masyarakat,” lanjutnya.

See also  Wabup Sampaikan Jawaban Terhadap Pandangan Anggota DPRD Ketapang

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ketapang kembali menegaskan komitmennya untuk mengedepankan kompetensi, kemampuan, dan profesionalisme dalam pengisian jabatan, serta menolak praktik lobi-lobi jabatan.

“Jabatan itu adalah amanah, bukan hak. Saya tekankan supaya tidak ada lagi lobi-lobi sana sini. Laksanakan tugas amanah dimanapun kita ditempatkan dengan sebaik-baiknya. Yakinlah, kalau kita bekerja bagus, bekerja profesional, Tuhan Maha Adil dan Maha Tahu, pasti ada balasan yang setimpal,” tegasnya.
Bupati juga menjelaskan bahwa proses mutasi dan pelantikan telah melalui tahapan panjang, termasuk persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), sehingga diharapkan seluruh pejabat yang dilantik mampu menjalankan tugas secara optimal.

“Proses mutasi ini tidak berjalan sehari dua hari. Saya harapkan yang dilantik hari ini dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya dimanapun ditempatkan, serta mendukung saya dan Wakil Bupati dalam mewujudkan pembangunan berkeadilan untuk Ketapang yang maju dan mandiri,” pungkasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan kinerja aparatur dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Ketapang.