medik-tv.com Ketapang – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., meninjau langsung progres pembangunan Rumah Sakit Pratama (RS Pratama) Sandai yang kini telah mencapai hampir 100 persen untuk pembangunan fisik bangunan utama.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang untuk memastikan kesiapan fasilitas sebelum rumah sakit tersebut resmi beroperasi. Berdasarkan hasil tinjauan, pembangunan fisik utama telah rampung, dan pada tahun 2026 ini akan dilaksanakan penyelesaian pembangunan ruang radiologi sebagai bagian dari penyempurnaan fasilitas layanan kesehatan.
Bupati menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Ketapang tengah memproses perizinan operasional melalui dinas teknis terkait, seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup.
“Perizinan operasional sedang kita proses melalui dinas teknis terkait. Kami targetkan seluruh perizinan tuntas pada awal tahun ini, sehingga Rumah Sakit Pratama Sandai dapat diresmikan dan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2026,” ujarnya.
Sembari menunggu proses administrasi dan penyelesaian fasilitas pendukung, pemerintah daerah juga terus melengkapi sarana dan prasarana medis. Pengadaan alat kesehatan, pemenuhan tenaga medis, dokter, serta tenaga pendukung lainnya menjadi fokus agar pelayanan dapat berjalan optimal sejak hari pertama operasional.
Keberadaan RS Pratama Sandai nantinya akan memperkuat pelayanan kesehatan, khususnya layanan rawat inap bagi masyarakat Kecamatan Sandai dan wilayah sekitarnya, seperti Kecamatan Hulu Sungai, Sungai Laur, Simpang Dua, Nanga Tayap, dan Simpang Hulu.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri, melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan pelayanan publik hingga ke wilayah kecamatan.
“Dengan beroperasinya RS Pratama Sandai, saya berharap akses pelayanan kesehatan masyarakat semakin dekat, cepat, dan berkualitas,” tegasnya.
