Hadiri Munas XVI PB IPSI, Bupati Ketapang Tegaskan Komitmen Majukan Pencak Silat

medik-tv.com Jakarta – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat hadir langsung dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI Tahun 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center.

Kehadiran Bupati Ketapang dalam forum nasional tersebut sekaligus membersamai Ketua Umum PB IPSI, Prabowo Subianto, yang juga Presiden Republik Indonesia. Momentum ini dinilai menjadi energi besar bagi seluruh pengurus IPSI di daerah dalam memperkuat pembinaan dan pengembangan pencak silat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua IPSI Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk terus memajukan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang memiliki nilai luhur serta daya saing di tingkat global.

“Kehadiran Beliau  menjadi semangat baru bagi kami di daerah untuk terus memperkuat pembinaan, menjaga nilai persaudaraan, serta memajukan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang membanggakan Indonesia di mata dunia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa IPSI Kalimantan Barat akan terus menyelaraskan program pembinaan dengan kebijakan pusat, sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari daerah.

“Sebagai Ketua IPSI Kalimantan Barat, saya berkomitmen untuk terus membina atlet-atlet terbaik daerah serta memastikan pencak silat terus tumbuh dan dicintai oleh generasi muda,” tambahnya.

Ia juga berharap pencak silat ke depan semakin berkembang dan mampu menorehkan prestasi di kancah internasional, termasuk menuju ajang Olimpiade.

“Semoga pencak silat semakin maju, semakin mendunia, dan mampu menorehkan prestasi hingga ke level Olimpiade. Pencak Silat adalah warisan bangsa, kebanggaan dunia,” tegasnya.

Melalui keikutsertaan dalam Munas XVI PB IPSI ini, diharapkan sinergi antara pengurus pusat dan daerah semakin kuat dalam membangun ekosistem pembinaan olahraga pencak silat yang berkelanjutan, profesional, serta mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.