medik-tv.com Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan. Sepanjang tahun 2025, berbagai program strategis dan prioritas kepala daerah telah berhasil direalisasikan, dan pada tahun 2026 pembangunan kembali dilanjutkan dengan fokus yang semakin luas dan menyentuh berbagai sektor.
Pada tahun 2025, pembangunan difokuskan pada peningkatan infrastruktur guna mendukung aktivitas masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan data Bappeda, sejumlah proyek strategis telah terealisasi, di antaranya rekonstruksi dan peningkatan Jalan Sungai Kepuluk–Batu Tajam yang memberikan kemudahan akses serta memperlancar distribusi barang, khususnya di wilayah pedalaman.
Selain itu, peningkatan Jalan Sei Awan Kiri–Tanjungpura juga telah dilaksanakan sebagai jalur penting yang mendukung konektivitas antarwilayah. Peningkatan Jalan Sedawak–Sukaraja turut diselesaikan sehingga akses transportasi masyarakat menjadi lebih nyaman dan aman. Di sisi lain, pembangunan jembatan Periangan terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan jaringan infrastruktur daerah.
Tak hanya itu, pembangunan Gedung Olahraga (GOR) indoor juga terus berjalan dan ditargetkan selesai pada tahun 2027 mendatang. Fasilitas ini diharapkan menjadi sarana olahraga sekaligus ruang aktivitas bagi masyarakat dan generasi muda di Kabupaten Ketapang.
Di bidang pendidikan, pemerintah daerah melalui program prioritas kepala daerah telah merealisasikan bantuan seragam sekolah beserta alat tulis kantor (ATK) gratis bagi 6.000 pelajar SD dan 2.500 pelajar SMP se-Kabupaten Ketapang. Selain itu, melalui program Kartu Ketapang Pintar, bantuan beasiswa telah diberikan kepada 4.111 peserta didik dari jenjang SD hingga SMP di seluruh kecamatan.
Program pemerintah juga menyasar sektor lainnya, seperti dukungan bagi pelaku UMKM, jaminan kesehatan melalui BPJS, serta berbagai program sosial yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Ketapang kembali melanjutkan pembangunan dengan fokus tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan. Di sektor infrastruktur, peningkatan Jalan Pelang–Sungai Kepuluk terus dilakukan guna memperlancar akses antarwilayah, serta pembangunan jembatan rangka baja di Riam Perjuangan yang diharapkan mendukung mobilitas masyarakat.
Perbaikan ruas Jalan Sungai Kepuluk–Batu Tajam juga kembali menjadi perhatian untuk memastikan akses yang semakin baik, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedalaman.
Sementara itu, di sektor kesehatan, pembangunan Puskesmas di Kecamatan Tumbang Titi dan Kecamatan Kendawangan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
Di bidang pendidikan, program prioritas berupa pemberian seragam, buku, dan perlengkapan sekolah gratis kembali dilanjutkan. Selain itu, pemerintah juga terus memberikan beasiswa bagi pelajar berprestasi dan kurang mampu sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dalam keterangannya, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menegaskan bahwa berbagai program yang telah direalisasikan pada tahun 2025 dan dilanjutkan pada tahun 2026 merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Di tengah efisiensi anggaran dari pusat, ikhtiar tidak boleh putus, kita lakukan dengan berbagai cara terutama terkait peningkatan infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan yang diharapkan mampu mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Ketapang dengan menjaga persaudaraan, keharmonisan, serta semangat gotong royong demi mewujudkan daerah yang maju, mandiri, dan berkeadilan.
