Pemkab Ketapang sangat kesalkan: Petugas SPPG Buang Bangkai Ayam di aliran Sungai

medik-tv.com Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang sangat menyayangkan tindakan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Muara Pawan Ketapang.

Pasalnya beberapa waktu lalu, Pihak pelaksana MBG dan SPPG lalai dalam menyortir ayam dari supplier, hingga akhirnya ratusan bangkai ayam dibuang di aliran Sungai tepatnya di Desa Sungai Awan Kiri.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir saat diwawancarai medik-tv.com usai pimpin Apel peringatan Hari Pancasila, Senin (2/6/2025) kemarin.

“Tentu tindakan SPPG dari MBG yang membuang bangkai di sungai sangat disayangkan. Seharusnya mereka memberikan contoh kepada masyarakat agar tidak membuang limbah dapur MBG di sungai, ” ujarnya.

Jamhuri menegaskan bahwa Pemkab Ketapang akan memberikan sanksi tegas kepada pihak Dapur SPPG Kecamatan Muara Pawan.

“Kami akan berikan sanksi teguran tegas, jika masih diulangi akan kami laporkan kepada pemerintah pusat,” tegasnya.

Sebelumnya pihak MBG Provinsi Kalbar mengakui terkait kelalaian dari SPPG di Kecamatan Muara Pawan yang teledor dalam pengawasan sortir daging ayam dan pembuangan ratusan limbah bangkai ayam.

“Kami akui ratusan bangkai daging ayam itu berasal dari dapur MBG. Laporan dari pengelolaan dapur menyebutkan daging ayam didapur dari pemasok (Supplier) membusuk dan tidak langsung dimasukan kedalam pendingin oleh pihak dapur,” ucap Agus Kurniawi saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (29/5/2025) lalu.

Selanjutnya, Warga Ketapang bernama Bunga (red) yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga (IRT) berharap kepada Dinas Kesehatan Ketapang dan Pihak Pengawas progam MBG agar melakukan pengecekan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa.

“Anak saya kemarin mengeluh daging ayamnya keras dan rasanya gak enak. Kami sebagai orang tua patut curiga tentang ayam yang digunakan program MBG sudah tidak fresh lagi. Kami orangtua berharap Instansi terkait agar melakukan pengecekan menyeluruh terhadap Dapur SPPG Muara Pawan,” harapnya.

See also  Tindak Tegas Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Tilang Puluhan Motor

Ia juga menuturkan bahwa jika daging ayam dari pemasok (suplier) saja tidak disortir, apalagi lauk yang sudah dimasak.

“Kita berkaca dari kasus kemarin, ayam itu seharusnya dicek oleh pihak Dapur SPPG, namun kenyataan nya baru dicek siang hari. Kami minta pihak Pemkab Ketapang, dinas Kesehatan dan Pihak MBG untuk mengecek dan evaluasi dapur SPPG,” pintanya.(*)