Desak Distribusi BBM Dipercepat, Bupati Ketapang Tinjau Kedatangan 4.050 KL Pasokan Baru

medik-tv.com KETAPANG – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. turun langsung meninjau Fuel Terminal (Jobber) Ketapang pada Jumat (16/10/2026), menyusul kedatangan dua kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan tambahan pasokan segera dibongkar dan didistribusikan sehingga antrean kendaraan di sejumlah SPBU dapat segera terurai.

Dua kapal tersebut membawa tambahan pasokan BBM untuk Kabupaten Ketapang. Kapal SPOB Seaquell 202 dari Pontianak tiba pada Jumat subuh dengan muatan 1.100 kiloliter (KL) Pertalite dan 200 KL Pertamax. Sementara itu, SPOB Kapuas dari Banten tiba di muara Sungai Pawan dengan muatan 2.500 KL Pertalite dan 250 KL Pertamax.

Dengan demikian, total tambahan pasokan dari kedua kapal tersebut mencapai 4.050 KL, terdiri atas 3.600 KL Pertalite dan 450 KL Pertamax. Bupati meminta agar proses pembongkaran segera dilaksanakan dan distribusi ke SPBU serta saluran penyaluran lainnya dipercepat tanpa menunda waktu.

“Siang ini akan bongkar, saya sudah minta untuk segera distribusi ke SPBU, Pertashop dan pengecer-pengecer khusus Pertamax,” tegas Bupati.

Bupati menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, kuota BBM untuk Kabupaten Ketapang sebenarnya mencukupi. Karena itu, ia terus mendesak Pertamina Patra Niaga dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) agar memberikan perhatian terhadap kebutuhan Kabupaten Ketapang dan memastikan tidak kembali terjadi kendala distribusi yang berdampak pada masyarakat.

Ia memahami bahwa tata kelola BBM bukan merupakan kewenangan langsung Pemerintah Kabupaten. Namun, ketika persoalan distribusi berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat, pemerintah daerah perlu mengambil langkah koordinasi dan mendorong pihak yang berwenang agar segera melakukan penanganan.

Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan dan membeli sesuai kebutuhan. Menurutnya, sikap tersebut penting agar pasokan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara merata dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik.

See also  Kemenag Ketapang Launching Desa Sadar Kerukunan dan Peresmian KUA Air Upas

Selain itu, Bupati mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi keterbatasan BBM untuk kepentingan pribadi maupun kelompok, termasuk mempolitisasi persoalan yang sedang dihadapi masyarakat. Ia berharap seluruh pihak turut menjaga situasi tetap kondusif dan mendukung kelancaran distribusi.

Dengan tambahan pasokan dari dua kapal tersebut, Bupati berharap penyaluran BBM dapat segera menjangkau SPBU, Pertashop, dan pengecer sesuai arahan yang telah disampaikan, sehingga antrean kendaraan berangsur terurai dan masyarakat Kabupaten Ketapang dapat kembali memperoleh BBM dengan lebih mudah.