medik-tv.com Ketapang – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., mengukuhkan Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Kabupaten Ketapang Masa Khidmat 2026–2029 di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang, Senin malam (2/11/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati berharap Masjid Agung Al-Ikhlas semakin makmur dan mampu menjalankan perannya sebagai pusat pembinaan umat serta penguatan kehidupan keagamaan di Kabupaten Ketapang.
Bupati menyampaikan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat umat Islam menunaikan ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, memperkuat persaudaraan, dan membina generasi penerus. Oleh karena itu, pengurus masjid memiliki tanggung jawab besar untuk menghidupkan berbagai fungsi masjid di tengah masyarakat.
“Saya berharap amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Masjid Agung Al-Ikhlas harus terus berkembang, bukan hanya dari sisi bangunan dan fasilitas, tetapi juga dari kegiatan keagamaan, pendidikan, dakwah, pembinaan generasi muda, hingga aktivitas sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” harap Bupati.
Dalam kepengurusan yang baru, H. Wahyudin, S.E., M.E., dipercaya sebagai Ketua Umum Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Kabupaten Ketapang. Bupati berharap seluruh pengurus dapat menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat kebersamaan.
Menurutnya, pengembangan Masjid Agung Al-Ikhlas tidak hanya perlu dilakukan dari sisi bangunan dan fasilitas, tetapi juga melalui peningkatan kegiatan keagamaan, pendidikan, dakwah, pembinaan generasi muda, serta berbagai aktivitas sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan masjid secara profesional, transparan, dan akuntabel. Selain itu, pengurus diharapkan mampu membangun kebersamaan dan merangkul seluruh jamaah sehingga masjid menjadi tempat yang terbuka, ramah, serta nyaman bagi siapa pun yang datang untuk beribadah.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap pengurus masjid, ulama, dan seluruh elemen masyarakat terus bersinergi dalam menjaga kehidupan keagamaan yang harmonis. Dengan kebersamaan dan pengelolaan yang baik, masjid dapat menjadi salah satu kekuatan dalam membangun masyarakat yang berakhlak, saling menghormati, serta menjaga persatuan di Kabupaten Ketapang.
