Viral Ajakan ‘Makan Durian Sepuasnya, Banyak Warga Pulang Kecewa Tak Kebagian, Panitia Minta Maaf

medik-tv.com Ketapang – Kegiatan Pencucian Pusake Tanah Kayong yang digelar di halaman Pendopo Bupati Ketapang pada Minggu malam (28/6/2026) berlangsung meriah dan dipadati ribuan masyarakat. Dalam rangkaian acara tersebut, panitia juga mengadakan makan durian bersama yang sebelumnya dipromosikan melalui media sosial dengan ajakan “Makan Durian Sepuasnya”.

Namun, pelaksanaan kegiatan tersebut menuai kekecewaan dari sebagian warga yang hadir. Mereka mengaku tidak sempat menikmati durian karena buah yang tersedia telah habis sebelum seluruh pengunjung mendapat bagian.

Sejumlah warga mengatakan mereka datang setelah melihat informasi yang beredar di media sosial mengenai kegiatan makan durian sepuanya. Akan tetapi, saat tiba di lokasi, sebagian besar durian sudah habis dan hanya menyisakan kulit buah.

“Saya datang karena di media sosial beredar poster bertuliskan makan durian sepuasnya, tapi kenyataannya banyak yang tidak kebagian. Yang dapat pun hanya sedikit,” ujar salah seorang warga yang hadir pada malam itu.

Berdasarkan pantauan medik-tv.com di lokasi dan keterangan sejumlah warga, antusiasme masyarakat yang sangat tinggi menyebabkan pembagian durian tidak berjalan sesuai rencana. Awalnya durian direncanakan untuk dinikmati bersama di lokasi acara, namun sebagian pengunjung mengambil beberapa buah durian untuk dibawa pulang. Kondisi tersebut mengakibatkan stok durian lebih cepat habis sehingga warga lain yang datang belakangan tidak memperoleh bagian, bahkan hingga acara berakhir.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Ketapang, Rion Sardi, yang menginisiasi kegiatan tersebut, mengatakan panitia sebenarnya telah menyiapkan sekitar 2.500 buah durian untuk dibagikan kepada masyarakat.

Di tengah tingginya antusiasme warga, Rion Sardi juga sempat menyampaikan bahwa pasokan durian masih terus berdatangan.

“Kami masih ada satu mobil lagi di jalan yang sedang kami konfirmasi posisinya,” kata Rion Sardi.

See also  Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Alexander Wilyo, menghadiri Grebeg Syawal Halal Bihalal Paguyuban Jawa Ketapang,

Menurutnya, kondisi cuaca yang saat itu mulai tidak mendukung dan adanya potensi hujan membuat pembagian durian berlangsung kurang tertib. Antusiasme masyarakat yang sangat tinggi menyebabkan sebagian warga berebut mengambil durian, sehingga stok yang tersedia lebih cepat habis dan tidak semua pengunjung memperoleh bagian.

“Kami telah menyiapkan kurang lebih sekitar 2.500 buah durian. Namun karena cuaca tidak mendukung dan masyarakat sangat antusias, akhirnya terjadi rebutan durian sehingga sebagian warga tidak kebagian,” jelasnya.

Atas kondisi tersebut, Rion Sardi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Ketapang yang belum sempat menikmati durian pada kegiatan tersebut. Ia berjanji akan melakukan evaluasi agar pelaksanaan kegiatan serupa ke depan dapat berlangsung lebih baik.

“Kami memohon maaf karena masyarakat Kabupaten Ketapang sudah tidak sabar untuk menikmati buah durian pada malam hari ini. Insyaallah, momen-momen berikutnya akan kami selaraskan, perbaiki, dan maksimalkan kembali,” ujarnya.

Meski sempat diwarnai kekecewaan sebagian pengunjung terkait pembagian durian, rangkaian kegiatan Pencucian Pusake Tanah Kayong tetap berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati halaman Pendopo Bupati Ketapang.