Wabup Ketapang: Peringkat Keenam MTQ Kalbar, Kuantitas Turun tetapi Kualitas Meningkat

medik-tv.com Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang memberikan apresiasi kepada kafilah, pelatih, dan official yang telah mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Kabupaten Kayong Utara. Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara penyambutan kafilah dan pemberian bonus peserta berprestasi di Pendopo Bupati Ketapang, Minggu (9/8/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, S.H., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Ketua Pengadilan Negeri Ketapang, para staf ahli, asisten Sekda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang, pengurus LPTQ, kepala sekolah, pimpinan pondok pesantren, official, seluruh peserta kafilah, serta undangan lainnya.

Dalam sambutan tertulis Bupati Ketapang yang dibacakan Wakil Bupati Jamhuri Amir, pemerintah daerah menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta, official, dan pelatih yang telah berpartisipasi dalam MTQ XXXIV di Kabupaten Kayong Utara.

“Pemberian bonus hari ini bukan semata-mata sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang kita capai, tetapi juga merupakan bentuk komitmen dan perhatian Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mendukung dan mengembangkan syiar Islam melalui pembinaan tilawah, tahfiz, tafsir Al-Qur’an, kaligrafi, dan cabang-cabang MTQ lainnya,” demikian sambutan Bupati yang dibacakan Jamhuri.

Menurut Bupati, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi peserta dan pelatih untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga semangat berlatih, serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi, baik tingkat nasional maupun internasional.

Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat Kabupaten Ketapang untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan. Semangat MTQ, kata Bupati, diharapkan tidak berhenti pada perlombaan, tetapi dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, membiasakan membaca dan memahami kandungannya, serta mengimplementasikan dan mengajarkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Ke depan, Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan LPTQ dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berkarakter melalui sinergi pemerintah, LPTQ, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Ketapang,” demikian isi sambutan tersebut.

See also  Jalan Pelang–Kepuluk Ditutup Sementara, Kendaraan Bertonase Besar Dilarang Melintas

Usai membacakan sambutan tertulis Bupati Ketapang, Jamhuri Amir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MTQ, khususnya Ketua LPTQ Kabupaten Ketapang beserta jajaran pengurus.

Ia menilai hasil yang diraih Kafilah Kabupaten Ketapang pada MTQ XXXIV menunjukkan adanya peningkatan dari sisi kualitas, meskipun secara peringkat keseluruhan Ketapang berada di posisi keenam dari 14 kabupaten/kota.

“Hasil nyata yang kita dapat, kita berada di peringkat keenam dari 14 kabupaten dan kota. Secara kuantitas kita tertinggal, tetapi secara kualitas kita naik. Kemarin di Kapuas Hulu Ketapang hanya dapat tiga emas, alhamdulillah di Kayong Utara kita mendapatkan lima emas,” ujar Jamhuri.

Pernyataan tersebut merujuk pada perolehan medali emas Kafilah Ketapang yang meningkat dibandingkan pelaksanaan MTQ sebelumnya. Pada MTQ sebelumnya di Kabupaten Kapuas Hulu, Ketapang meraih tiga medali emas, sedangkan pada MTQ XXXIV di Kabupaten Kayong Utara berhasil meraih lima medali emas.

Selain lima juara pertama tersebut, Kafilah Ketapang juga mencatat sejumlah prestasi pada berbagai cabang dan kategori lainnya. Berdasarkan laporan LPTQ Kabupaten Ketapang, dari 46 cabang atau kategori yang diikuti, sebanyak 23 cabang atau kategori berhasil memperoleh prestasi.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap peningkatan kualitas peserta dapat terus dipertahankan dan dikembangkan melalui kerja sama antara pemerintah, LPTQ, lembaga pendidikan, pondok pesantren, pelatih, serta seluruh elemen masyarakat.

Dengan peningkatan perolehan juara pertama dari tiga menjadi lima medali emas, hasil MTQ XXXIV di Kabupaten Kayong Utara menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan bagi Kafilah Ketapang untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi MTQ di masa mendatang.