medik-tv.com Ketapang – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., melantik Kepala Desa Pengganti Antarwaktu (PAW) Desa Karya Mukti, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kamis (29/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati berpesan agar kepala desa yang baru dilantik menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, melanjutkan program pembangunan, serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Alexander Wilyo menegaskan bahwa jabatan kepala desa bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah dan kepercayaan masyarakat yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Ia mengingatkan agar kepala desa tidak mudah menyerah dalam menghadapi kritik maupun berbagai tantangan selama menjalankan tugas pemerintahan.
Menurutnya, seorang kepala desa harus tetap bekerja dengan tulus, sabar, dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Pelayanan kepada warga harus menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengambilan kebijakan di tingkat desa.
“Jangan mudah menyerah. Tetap bekerja dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pesannya.
Selain menekankan pelayanan, Bupati juga mengingatkan pentingnya membangun sinergi antara kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), camat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pihak perusahaan. Menurutnya, kemajuan desa membutuhkan kerja sama dan kolaborasi seluruh elemen, karena pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Bupati juga meminta kepala desa mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di desa, termasuk permasalahan yang berkaitan dengan hak masyarakat dan perkebunan. Ia mengingatkan agar setiap persoalan diselesaikan melalui komunikasi dan mekanisme yang baik, serta menghindari keterlibatan pihak luar yang justru berpotensi memperkeruh keadaan.
Dalam hal kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang terus mendorong pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA). Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan berupa peralatan pemadam kebakaran dan alat pelindung diri untuk memperkuat kemampuan penanganan kebakaran secara cepat di tingkat desa.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa kepala desa dan BPD harus menjadi mitra yang kompak dalam menjalankan pemerintahan desa, bukan justru saling berhadapan. Hubungan kerja yang harmonis serta dukungan masyarakat menjadi kunci agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan baik dan pembangunan dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan warga.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, keamanan, dan kedamaian, sekaligus mengambil bagian dalam membangun Kabupaten Ketapang.
“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Mari kita rawat, jaga, dan bangun bersama agar tetap aman, damai, dan semakin maju,” tutupnya.
