Terjunkan 70 Personel, Polres Ketapang Padamkan Titik Api di Matan Hilir Selatan

medik-tv.com Ketapang, Polda Kalbar – Sebanyak 70 personel gabungan dari Polres Ketapang dan Polsek Matan Hilir Selatan bergerak cepat melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Pelang dan Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Sabtu (22/8/2026).

Tim gabungan yang dipimpin langsung Kapolsek Matan Hilir Selatan, AKP Sigunari, S.H., tersebut mulai bergerak menuju lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Petugas menyasar sejumlah titik api yang terpantau di sepanjang KM 08 hingga KM 10 Jalan Pelang–Tumbang Titi, Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan.

Kondisi angin yang cukup kencang serta kabut asap yang tebal menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat petugas dalam mengendalikan api agar tidak meluas ke wilayah lainnya.

Sedikitnya 10 unit mesin pompa air dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman. Personel Polres Ketapang dan Polsek Matan Hilir Selatan juga bersinergi dengan tim pemadam dari BPBD Kabupaten Ketapang serta Kodim 1203/Ketapang dalam melakukan penyemprotan dan penanganan di sejumlah titik api.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., melalui Kapolsek Matan Hilir Selatan AKP Sigunari, S.H., menegaskan bahwa penanganan karhutla menjadi salah satu prioritas jajaran Polres Ketapang, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Tim gabungan langsung menyisir area di KM 08 dan KM 10 untuk melakukan pemadaman. Beberapa titik api dapat segera diatasi karena lokasinya dekat dengan sumber air. Sementara itu, untuk area yang terbakar dan berada jauh dari sumber air, upaya pemadaman masih terus dilakukan,” ujar AKP Sigunari, Sabtu (22/8/2026), sekitar pukul 15.00 WIB.

See also  Ketapang Resmi Launching Sekolah Rakyat, 2026 Punya Gedung Permanen

Menurutnya, petugas terus berupaya memastikan seluruh titik api di kawasan tersebut dapat dikendalikan dan tidak meluas ke area lainnya.

Selain melakukan pemadaman, personel gabungan juga melaksanakan pemantauan terhadap kondisi lahan di sekitar lokasi kebakaran. Petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

AKP Sigunari mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan berperan aktif dalam upaya pencegahan karhutla. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada petugas atau Bhabinkamtibmas apabila menemukan adanya titik api maupun indikasi kebakaran di wilayahnya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan adanya titik api. Langkah cepat dan kepedulian bersama sangat penting untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan semakin meluas serta menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat maupun lingkungan,” tutup AKP Sigunari.