medik-tv.com Ketapang – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) serta sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Jumat (19/6/2026).
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus tindak lanjut hasil seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama yang telah dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Ketapang.
Dalam sambutannya, Alexander Wilyo menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukan sekadar amanah administratif, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi kepada masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan sangat bergantung pada kualitas kinerja aparatur. Karena itu, seluruh pejabat diminta menjaga nama baik pemerintah daerah dan melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang telah dipercayakan.
Menurutnya, setiap kebijakan dan keputusan yang diambil oleh pejabat pemerintah akan berdampak langsung terhadap pelayanan kepada masyarakat dan citra pemerintah daerah secara keseluruhan. Oleh sebab itu, para pejabat dituntut untuk bekerja secara profesional, memahami tugas pokok dan fungsinya, serta mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan yang terus berkembang.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan dan pengabdian. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk tidak terjebak pada kepentingan pribadi maupun hal-hal yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas.
“Jabatan ini adalah amanah yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan. Tunjukkan kinerja terbaik kepada masyarakat, organisasi, dan daerah yang kita cintai bersama,” ujarnya.
Alexander juga mendorong seluruh pejabat untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri melalui berbagai program pengembangan sumber daya manusia. Menurutnya, aparatur yang memiliki kemampuan, kecepatan, dan responsivitas yang baik akan menjadi faktor penting dalam menciptakan pemerintahan yang efektif dan berkinerja tinggi.
Ia berharap berbagai persoalan teknis yang muncul di perangkat daerah dapat diselesaikan secara cepat dan tepat sesuai kewenangan masing-masing, sehingga roda pemerintahan dapat berjalan lebih optimal dan pimpinan daerah dapat fokus pada penyusunan kebijakan strategis.
Pada bagian akhir arahannya, Alexander Wilyo menegaskan bahwa dirinya membutuhkan pemimpin yang mampu hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi secara langsung, memahami persoalan yang dihadapi warga, serta berani mengambil keputusan demi kepentingan daerah.
“Saya ingin pejabat yang bekerja dengan hati, hadir untuk masyarakat, dan mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang ada,” tegasnya.
Ia pun menyampaikan keyakinannya bahwa para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan baik serta berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju, mandiri, dan berkeadilan.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah jabatan strategis mengalami penyegaran. Rio Marisa dipercaya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sementara David dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Selain itu, Yudhi Agus Kurniawan menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Eko Harfiyanto sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Tarsius sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Pitriyadi sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Uti Royten sebagai Kepala Dinas Perhubungan, serta Wahyudin sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah.
Pada jajaran badan, Antonius Bobby dipercaya memimpin Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), sedangkan Remanus Romawi menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Sementara itu, Nikodimus Erpan dan Mintaria dilantik sebagai Staf Ahli Bupati.
Pelantikan juga mencakup pengukuhan struktur manajemen RSUD Pangeran Ratu Kusuma Anom Ketapang yang merupakan perangkat daerah baru. Ismail dipercaya sebagai Direktur RSUD, didampingi Ryan Borneowanto, Hery Sutanto, dan Alexander dalam jajaran manajemen rumah sakit.
Dengan pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera bekerja, memperkuat sinergi antarperangkat daerah, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
