Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Masyarakat Dusun Indotani dan Jama’ah Tawassul Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim

medik-tv.com Ketapang – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, masyarakat Dusun Indotani, Desa Sungai Melayu Rayak, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat bersama Jama’ah Tawassul menggelar pengajian dan doa bersama, Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan SD Negeri 13 Sungai Melayu Rayak tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim yang dilakukan oleh Jama’ah Tawassul bersama panitia pelaksana. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian dan tausiyah agama yang mengajak umat Islam menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan meningkatkan kualitas keimanan.

Kepala Desa Sungai Melayu Rayak, Antonius Widodo, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai awal semangat baru dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Kita jadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini sebagai pemacu semangat yang baru. Selain itu, mari kita tingkatkan solidaritas dan terus menjaga kerukunan hidup di tengah kehidupan beragama dan masyarakat Sungai Melayu Rayak yang majemuk,” ujar Antonius Widodo.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Sungai Melayu Rayak, Mahyudin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang telah dilaksanakan selama empat tahun terakhir. Selain pengajian, pihaknya juga secara konsisten menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim.

Menurut Mahyudin, pada peringatan Tahun Baru Islam mendatang, pihaknya berencana memperluas kegiatan sosial dengan melaksanakan sunatan massal.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah berjalan selama empat tahun. Selain pengajian, kami juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim. Insya Allah, pada Tahun Baru Islam yang akan datang kami berencana menambah kegiatan berupa sunatan massal,” katanya.

See also  Resmi Deklarasi, KAWAN Ketapang Komitmen Hadirkan Pers Bermanfaat Bagi Masyarakat dan Daerah

Dalam tausiyahnya, Kiai Muhammad Abdul Quddus mengajak masyarakat untuk menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

“Kita jadikan Tahun Baru Islam ini sebagai momentum untuk memperbaiki akhlak, berhijrah dari kemaksiatan menuju ketaatan kepada Allah SWT,” tutur Kiai Muhammad Abdul Quddus saat diwawancarai Medik-TV.

Ia juga menaruh harapan besar kepada generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah. Menurutnya, para pemuda memiliki peran penting dalam memajukan wilayah Sungai Melayu Rayak.

“Para pemuda adalah harapan generasi saat ini untuk memajukan dan mengembangkan wilayah Sungai Melayu Rayak. Karena itu, saya berharap majelis-majelis taklim dapat terus dihidupkan di lingkungan masyarakat agar nilai-nilai keislaman semakin tumbuh dan berkembang,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sungai Melayu Rayak, unsur TNI dan Polri, perwakilan Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Jama’ah Tawassul, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat berharap semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah, meningkatkan kepedulian sosial, dan menumbuhkan kehidupan keagamaan yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Sungai Melayu Rayak.