medik-tv.com Ketapang – Semangat kebersamaan dan kepedulian mewarnai rangkaian penyerahan hewan qurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang dilaksanakan Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., bersama keluarga pada Selasa, (26/05/2026). Melalui momentum penuh makna tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama keluarga besar Bupati berbagi qurban kepada masyarakat sebagai wujud rasa syukur, kepedulian sosial, serta upaya mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat.
Kegiatan diawali di Surau Darussalam, Jalan S. Parman Gang Kelapa Gading, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ketapang menyerahkan secara simbolis hewan qurban kepada pengurus Pondok Pesantren Hidayaturrahman, Desa Kalinilam.
Selain menyerahkan bantuan atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, Bupati bersama keluarga juga menyerahkan hewan qurban pribadi kepada pengurus Surau Darussalam dan warga sekitar Gang Kelapa Gading sebagai bentuk komitmen tahunan keluarga dalam berbagi kebahagiaan pada momentum Idul Adha.
Tidak hanya itu, hewan qurban keluarga juga disalurkan ke Masjid Al-Ikhlas serta sejumlah masjid lainnya di Kabupaten Ketapang. Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) turut menyalurkan bantuan hewan qurban secara simbolis kepada pondok pesantren, masjid, dan surau di beberapa kecamatan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan ke Masjid Sirajul Mukminin, Desa Pesaguan Kanan, Kecamatan Matan Hilir Selatan. Di lokasi tersebut, Bupati Ketapang menyerahkan hewan qurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada pengurus masjid dan masyarakat setempat.
Penyerahan bantuan qurban Presiden RI tersebut disambut antusias masyarakat dan menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan kepedulian sosial hingga ke masyarakat di daerah.
Dalam kesemaptan tersebut Bupati Ketapang menyampaikan refleksi mendalam mengenai makna pengorbanan, doa, dan rasa syukur dalam kehidupan.
“Saya mengenang diri saya bukanlah siapa-siapa, namun dengan doa-doa orang banyak saya menjadi seperti sekarang ini. Oleh karenanya, Idul Adha merupakan wujud syukur, keikhlasan, dan pengorbanan. Karena bagi saya, doa adalah kekuatan terbesar,” ujarnya.
Menurutnya, ibadah qurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, rasa kemanusiaan, serta kepedulian terhadap sesama.
Bupati juga berharap semangat gotong royong, keikhlasan, dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai pondasi dalam mewujudkan pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri.
“Saya berharap ibadah qurban ini dapat mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, terutama bagi tetangga, kaum kerabat, sanak saudara, dan handai taulan,” ungkapnya.
Menutup rangkaian kegiatan, Bupati Ketapang turut menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang.
“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah untuk seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang. Semoga seluruh amal ibadah dan qurban kita diterima Allah SWT, serta kehidupan kita senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, kedamaian, dan kesejahteraan.”
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, Kepala Bappeda, Kasat Pol PP, Bagian Kesra, Kepala Bagian Prokopim, Kepala Bagian Umum, Camat Delta Pawan, Camat Matan Hilir Selatan, pengurus rumah ibadah penerima qurban, serta tokoh masyarakat setempat.
