Bupati Ketapang Resmikan Situs Adat dan Salurkan Bantuan bagi Warga Perbatasan Desa Labai Hilir

medik-tv.com Ketapang – Komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam menghadirkan pembangunan yang merata hingga wilayah perbatasan kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Bupati Ketapang ke Desa Labai Hilir, Kecamatan Simpang Hulu, Kamis, (11/06/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., meresmikan Situs Keramat Putri Dara Nantie, meninjau berbagai fasilitas publik, sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat.

Kehadiran Bupati di Desa Labai Hilir disambut antusias oleh masyarakat. Momen tersebut menjadi sejarah tersendiri karena merupakan kunjungan perdana seorang Kepala Daerah ke desa yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Ketapang dengan Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Kubu Raya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan yang berkeadilan harus mampu menjangkau seluruh wilayah tanpa terkecuali, termasuk desa-desa yang berada di kawasan terluar Kabupaten Ketapang.

Peresmian Situs Keramat Putri Dara Nantie menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut. Menurut Bupati, keberadaan situs adat tersebut merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi bagi masyarakat setempat serta berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya yang mampu meningkatkan perekonomian desa.

“Saya melihat situs sejarah ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya unggulan, yang tidak hanya memperkuat identitas masyarakat di Kecamatan Simpang Hulu, tetapi juga dapat menggerakkan perekonomian desa ke depan,” ujar Bupati.

Selain meresmikan situs adat, Bupati juga melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi infrastruktur dasar di Desa Labai Hilir, mulai dari jalan, jembatan, akses listrik, hingga jaringan internet yang menjadi kebutuhan penting masyarakat di wilayah perbatasan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelayanan dasar masyarakat, Pemerintah Kabupaten Ketapang turut menggelar pelayanan pengobatan gratis bagi warga Desa Labai Hilir agar akses kesehatan dapat dirasakan secara lebih merata.

See also  RPK Bulog Ketapang Diharapkan Menjadi Pengendali Harga

Bupati juga meninjau fasilitas pendidikan di SD Negeri 04 dan SMP yang berada di desa tersebut. Dari hasil peninjauan, ditemukan sejumlah ruang kelas dengan kondisi yang memprihatinkan, seperti atap tanpa plafon, rangka kayu dan seng yang terbuka, serta plafon koridor yang rusak bahkan sebagian telah runtuh.

“Menanggapi fakta tersebut, saya langsung menginstruksikan dinas terkait untuk segera melakukan rehabilitasi dan revitalisasi guna menjamin keamanan dan kenyamanan belajar siswa,” tegasnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bupati juga melaksanakan dialog terbuka bersama masyarakat. Melalui forum tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan terkait pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik di wilayah perbatasan.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Bupati turut menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga kurang mampu, guna membantu meringankan beban ekonomi mereka.

Suasana penuh keakraban juga terlihat saat Bupati menyempatkan diri mengunjungi rumah salah seorang warga dan menikmati kopi khas Desa Labai Hilir bersama masyarakat. Momen sederhana tersebut menjadi simbol kedekatan antara pemerintah dan masyarakat tanpa sekat formalitas.

Rangkaian kunjungan kerja kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke Dusun Kucai yang memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Kubu Raya. Bupati menegaskan bahwa kawasan perbatasan merupakan beranda depan Kabupaten Ketapang yang harus mendapat perhatian serius agar kesenjangan pembangunan dapat terus diperkecil.

“Saya harapkan dapat menjadi langkah awal yang kuat bagi percepatan pembangunan, pemenuhan hak-hak dasar warga, dan peningkatan kesejahteraan yang berkeadilan di Desa Labai Hilir,” tutup Bupati.